Skip to main content

AMCO Design

Digital Marketing

Memanfaatkan Format GIF untuk Menggaet Kaum Milenial

Sebuah media dengan format GIF sudah bukanlah hal yang baru karena hal ini pun sudah ditemukan sejak tahun 1987. Namun semakin berkembangnya era digital, format file GIF telah berhasil meciptakan sebuah tren di dunia marketing di beberapa tahun terakhir. Bahkan format ini telah dijadikan sebagai sebuah “bahasa” di kalangan kaum milenial dalam berkomunikasi. Seperti contohnya, GIF telah banyak digunakan untuk menunjukkan sebuah reaksi atau jawaban dengan cara yang lebih menyenangkan di sebuah kanal pembicaraan online. GIF memang sekilas terlihat hanya seperti bagian sederhana dari sebuah media sosial. Namun sebenarnya, GIF memiliki kemampuan yang kuat yang bisa digunakan oleh brand untuk berkomunikasi dengan audience di kanal-kanal digital. Jika dipahami lebih dalam, apakah GIF itu sebenarnya? Mengapa GIF mampu menciptakan sebuah tren marketing yang layak untuk diperhitungkan?

 

GIF adalah sebuah format file yang dianimasikan dengan menggabungkan beberapa gambar atau frame dalam sebuah file. Beberapa gambar dalam satu file GIF ini akan ditampilkan berurutan dalam satu kesatuan clip atau video singkat, menciptakan sebuah cerita yang dapat dinikmati oleh audience yang melihatnya. Lalu mengapa format ini menjadi hal yang semakin menarik untuk dilihat lebih jauh oleh para pelaku marketing adalah karena sifatnya yang berbeda dari foto dan video, yang justru membuatnya menjadi media yang lebih menarik.

 

Bagi brand dari berbagai industri, menggaet minat dan perhatian milenial telah menjadi tantangan tersendiri yang terkadang sulit untuk diselesaikan. Semakin ramai  “suara” yang saling berkompetisi agar didengar oleh audience, khususnya kaum milenial, maka konten yang menarik sudah pasti semakin dibutuhkan sebagai kunci untuk memenangkan persaingan ini. Sulitnya mendapatkan perhatian dari audience milenial sebenarnya juga disebabkan karena di era digital, audience milenial terbiasa untuk mengkonsumsi informasi dari berbagai media, seperti misalnya media sosial, kanal berita online, koran, televisi, radio, dan bahkan disekitar kehidupan mereka sehari-hari, banyak sekali “perang” pesan melalui iklan yang dilakukan berbagai brand dengan menggunakan media billboard ataupun car branding. Jadi, hanya dengan konten yang menonjol dan unik lah, pesan sebuah brand akhirnya bisa didengar.

 

GIF memiliki kekuatan untuk menjelaskan suatu kejadian atau hal dalam waktu singkat yang dapat sangat membantu audience untuk lebih cepat menyerap pesan yang ingin disampaikan. Selan itu, dengan menggunakan GIF, brand bisa menciptakan cara untuk berkomunikasi dengan audience dengan cara yang lebih menyenangkan dan lebih mudah diterima. Awalnya, video juga pernah menjadi sebuah format media yang cukup populer kerena kemampuannya menyampaikan cerita untuk menyentuh sisi emosional audience. Namun seiring berjalannya waktu, brand pun mulai menyadari bahwa memproduksi sebuah konten video tidaklah mudah, membutuhkan waktu yang lama, dan bisa juga menghabiskan cukup banyak biaya. Oleh karena itu, GIF lah yang mulai dipertimbangkan untuk menjadi pengganti keberadaan video karena karakteristiknya yang tetap mampu menampilkan sebuah cerita yang menarik untuk mencuri perhatian para audience milenial dalam waktu singkat tapi dengan usaha produksi yang lebih murah dan mudah.